Senja Berdarah di Kebun Sawit Asahan, Dua Satpam PT BSP Tbk Tumbang Diterjang Tembakan

Daerah, Peristiwa96 Dilihat

Zonasumut.co,- Asahan. Ketegangan di kawasan perkebunan sawit milik PT BSP Tbk, Kabupaten Asahan, pecah menjadi insiden berdarah. Dua petugas keamanan perusahaan dilaporkan tertembak saat menjalankan patroli rutin di wilayah Terusan Tengah Divisi 2 Kuala Piasa Estat, Kecamatan Tinggi Raja, Senin (18/5/2026) petang.

Peristiwa yang terjadi menjelang malam itu disebut berlangsung cepat dan penuh kepanikan. Saat rombongan patroli menyusuri areal perkebunan, mereka diduga berpapasan dengan sekelompok warga yang berada di dalam kawasan kebun.

Belum sempat situasi mereda, suara letusan tiba-tiba memecah keheningan kebun sawit. Tembakan diduga berasal dari senapan angin yang diarahkan ke petugas keamanan perusahaan.

AN (53), salah satu satpam, terkena tembakan di bagian kepala. Sementara rekannya, WG (44), mengalami luka di bagian betis kanan. Darah dan kepanikan langsung menyelimuti lokasi kejadian.

Menurut informasi yang diperoleh, suasana semakin kacau ketika beberapa orang lain yang berada di lokasi turut melakukan penyerangan. Rombongan patroli yang kalah jumlah disebut berusaha menyelamatkan diri sambil mengevakuasi rekan mereka yang terluka.

Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini kondisi keduanya masih dalam perhatian tenaga kesehatan.

Pihak PT BSP Tbk membenarkan insiden tersebut. Perusahaan menyebut peristiwa itu terjadi saat petugas keamanan menjalankan tugas pengawasan rutin di areal perkebunan.
Kasus penembakan kini ditangani Satreskrim Polres Asahan. Aparat kepolisian disebut tengah memburu pelaku dan mendalami kemungkinan adanya konflik lahan maupun aktivitas penggarapan ilegal di sekitar lokasi kejadian.

Insiden ini kembali memperlihatkan kerasnya tensi konflik di wilayah perkebunan sawit. Di balik hamparan kebun yang tampak tenang, benturan kepentingan di lapangan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi kekerasan yang mengancam nyawa. EA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *