KNPI Batu Bara Apresiasi Raihan WTP Pemkab, Dorong Dampak Pembangunan Lebih Dirasakan Masyarakat

Batubara, Daerah, Opini30 Dilihat

Zonasumut.co. Batu Bara – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Batu Bara mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara, Mukhrizal Arif, menilai capaian tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Menurut Mukhrizal, keberhasilan yang diraih di bawah kepemimpinan Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama Wakil Bupati menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan mendapat pengakuan dari lembaga auditor negara.

“Opini WTP merupakan indikator penting yang menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan. Capaian ini mencerminkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Mukhrizal.

Ia menegaskan, opini WTP tidak boleh dipandang sekadar sebagai penghargaan administratif. Lebih dari itu, raihan tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang profesional, tertib, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.

Meski demikian, KNPI juga memahami berbagai aspirasi masyarakat yang menginginkan agar capaian tata kelola keuangan tersebut dapat berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan secara nyata.

“Pada prinsipnya, opini WTP memang bukan ukuran langsung keberhasilan pembangunan maupun tingkat kesejahteraan masyarakat. WTP adalah penilaian terhadap kewajaran laporan keuangan. Namun pembangunan yang berkualitas membutuhkan tata kelola keuangan yang baik. Karena itu, keduanya tidak perlu dipertentangkan, melainkan harus saling menguatkan,” lanjutnya.

KNPI menilai pengelolaan keuangan yang baik harus mampu diterjemahkan ke dalam program-program pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hal itu mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI juga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara semakin memberikan perhatian terhadap pengembangan generasi muda melalui program kepemudaan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Mukhrizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat capaian opini WTP secara objektif dan proporsional. Menurutnya, apresiasi terhadap prestasi pemerintah perlu diberikan tanpa menghilangkan ruang kritik, evaluasi, dan pengawasan publik sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Mengkritisi hasil pembangunan adalah hak masyarakat. Namun capaian tata kelola keuangan yang baik juga patut diapresiasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh capaian tersebut bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Batu Bara yang maju, sejahtera, dan bahagia. Kami meyakini pemerintahan Baharuddin Siagian dan Syafrizal terus bergerak ke arah tersebut,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, KNPI berharap raihan opini WTP Tahun 2025 dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk terus memperkuat integritas birokrasi, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, mempercepat realisasi program-program prioritas daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara.(RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *